Hatta Cup 2017

Rotterdam sejak lama dikenal sebagai salah satu kota penghimpun pelajar Indonesia terbanyak di Belanda. Sejarah juga mencatat, Rotterdam merupakan titik awal perjuangan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, dalam memperkenalkan Indonesia ke negara-negara Eropa. Hampir seabad perjuangan Bung Hatta, semangat mempromosikan Indonesia di kancah internasional tidaklah surut. Melalui pendekatan yang berbeda, kami Persatuan Pelajar Indonesia di Rotterdam (PPI Rotterdam) mencoba menciptakan wadah untuk berkompetisi sekaligus memperkenalkan Indonesia secara global.

Dengan kesadaran bahwa mahasiswa Indonesia tidak hanya memiliki tugas untuk belajar tetapi juga menjadi representasi bangsa, kami PPI Rotterdam bermaksud menghadirkan Hatta Cup yang diharapkan bukan hanya mempererat tali silahturahmi antar mahasiswa Indonesia di Belanda, tetapi juga menjadi ajang persahabatan mahasiswa antar negara yang di bungkus  dengan semagat sportifitas. Selain meningkatkan kesehatan fisik dan mental, olahraga terbukti merupakan salah satu aktivitas
penjalin tali silahturahmi. Hatta Cup mengumpulkan mahasiswa Indonesia di Belanda dan perhimpunan mahasiswa negara lain yang berada di Rotterdam untuk berkompetisi di dalam berbagai cabang olahraga. Karakteristik internasional inilah yang membuat Hatta Cup menjadi unik dan berbeda dengan kegiatan-kegiatan serupa di Belanda. Melalui kegiatan ini dihara pkan sifat nasionalisme dan juga jalin persahabatan antar bangsa dapat ditanamkan oleh mahasiswa generasi penerus bangsa.
Pelaksanaan Hatta Cup 2017 ini akan menjadi jilid pertama yang tentunya di harapkan dapat terus dilanjutkan menjadi acara tahunan PPI Rotterdam. Harapan kami Hatta Cup ini tidak semata-mata menjadi acara tradisi tahunan, akan tetapi terlebih penting menjadi warisan semangat Bung Hatta dalam mengharumkan nama Indonesia di tingkat Internasional.

Hatta Cup 2017
Hatta Cup 2017

Konsep Kegiatan
Mengingat Hatta Cup bukan hanya sekedar pertandingan olahraga, pada pembukaan acara akan ditampilkan kesenian Indonesia berupa tarian bernama Garuda Dance. Setelah itu akan diadakan pula pemberian cindera mata kepada perwakilan negara-negara lain sebagai simbol persahabatan antar bangsa. Selain itu, selama kegiatan berlangsung akan dibuka stand yang diperuntukan khusus untuk berjualan masakan khas Indonesia sebagai salah satu cara memperkenalkan kebudayaan Indonesia.
Hatta Cup akan mempertandingkan 5 (lima) cabang olahraga umum dan 1 (satu) cabang olahraga unik dengan rincian sebagai berikut:
1. Tenis Meja
2. Bulutangkis
3. Bola Voli
4. Futsal
5. Bola Basket
6. Obstacle Run
Cabang bulutangkis akan digelar dalam tiga kelompok: amatir tunggal putra, amatir tunggal putri, amatir ganda yang dapat diikuti ganda putra/putri maupun campuran. Sementara pada cabang tenis meja tersedia kelompok tunggal dan ganda yang dapat diikuti peserta putra maupun putri. Pada cabang bola voli setiap tim dapat diisi oleh pemain laki-laki maupun perempuan. Cabang futsal dan bola basket masing-masing tim dapat berisikan pemain laki-laki maupun perempuan. Terakhir, pada cabang Obstacle Run masing-masing kota memberikan 3 orang perwakilan. Olahraga ini bekerja sama dengan komunitas apenkooi yang berada di Rotterdam. Konsep olahraga ini adalah time trial/penghitungan waktu. Peserta yang paling cepat menyelesaikan rintangan akan dinyatakan sebagai pemenangnya.
12 PPI Rotterdam | Proposal Kegiatan One Indonesia 2017

Tujuan Kegiatan
Hatta Cup memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:
1. Menjadi ajang perkenalan budaya dan adat Indonesia di kalangan Internasional
2. Menjalin persahabatan mahasiswa antar negara di Belanda
3. Mempererat silaturahmi antar mahasiswa Indonesia di Belanda
4. Menanamkan nilai berkompetisi dalam sportifitas bagi mahasiswa Indonesia di Belanda

Peserta

Kegiatan ini di khususkan untuk mahasiswa dan/atau pelajar warga negara Indonesia di Belanda, mahasiswa dan/atau pelajar KASEUR dari berbagai negara : Turki, Afghanistan, Tiongkok, persatuan mahasiswa Afrika, dan beberapa negara yang tergabung dalam satu organisasi. Mengingat keterbatasan jumlah mahasiswa di beberapa kota di Belanda, kami membuat peraturan untuk cabang olahraga Futsal, Baset, dan Voli, komposisi tim 80 % nya harus berisikan mahasiswa. Sebagai contoh, tim futsal 10 orang = 8 orang mahasiswa – 2 orang non-mahasiswa (tidak mutlak berkebangsaan Indonesia, tetapi tetap dapat berbahasa Indonesia). Untuk cabang olahraga lain peserta harus merupakan mahasiswa.

Estimasi jumlah peserta di harapkan mencapai 200 orang. Hal ini memungkinkan dengan mengingat jumlah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Belanda mengalami peningkatan pesat pada tahun 2016-2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *